Tampilkan postingan dengan label Semasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Semasa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Januari 2017

Anak Songong di Tegur Stop Merokok Didepan Umum Malah Ngotot, Ini Kejadianya ...

Pernah denger gak Surga di Telapak Kaki Ibu? 
Pernah lihat Emak - Emak mati2an belain Anak kesayangannya gak?
Pernah lihat the power of batin emak2, kalo anaknya terusik?
Pernah lihat emak2 marah2 gegara anaknya disembur asep rokok?
Saya adalah Emak-Emak yang Protect kalo urusan anak, mulai perjuangan dari hamil, Proses persalinan, Merawat dan membesarkan anak dengan segala perjuangan dan jerihpayah!
Siapapun saya akan lawan kalau anak saya terusik, karena buat saya Anak adalah harta yang paling berharga, yang akan mewariskan kebahagian kekal dan yang menjadi pendoa saat saya sudah tidak berada di dunia lagi!
Saya adalah orang pertama yang akan maju kalau ada orang yang berani ngusik kehidupan anak saya.
Karena saya selalu mendidik anak kalau salah minta maaf dan biasakan mengucapkan terimakasih jika seseorang membantu.


Didikan utama buat anak saya adalah pendidikan MORAL yang akan menjadi modal kehidupan anak saat dewasa nanti.
Dan kemarin sore, tepatnya lokasi berada di Pecel Lele Bokher Pinang Ranti, samping PomBensin, Jam 19.30an.
2 orang anak muda yang ada di foto šŸ‘‡
Awalnya saya lirik memberi tanda supaya ngerokok nya gk kedepan anak saya, tapi gak diharaukan malah menghisap rokok dan menyembur ke arah anak saya! 
alhasil suami saya menegor supaya tidak merokok di depan anak saya, bukannya "ngeh" sama omongan suami saya, malah marah2 maki2 supaya tidak makan di tempat itu karena terganggu asap rokok mereka.
Jelas kejadian tersebut membuat anak saya bertanya, Bunda itu kok ngerokok sih didepan kita?
Saya dengan nada tinggi hanya bilang "tolong lihat anak kecil, kalau mau ngerokok lihat sekitar" mereka berdalih di 2 bangku belakang juga ada yang rokok kenapa lu gak ngomong? itu ibu2 ngerokok gak madep anak gua, coba kalo lo berani lu sembur asep rokok kedepan anak yg di sebelah sana (sambil nunjuk kearah bapak2 sekeliarga yg bawa anak)
Banyak orang yang misahkan kami, tapi buat saya orang2 seperti mereka perlu dikasih teguran, kalo verbal tidak di dengar mungkin perlu sanksi sosial dengan cara saya nada tinggi ala emak2 batak, supaya semua orang lihat bagaimana mereka bersikap.
Kemudian mereka berteriak berdalih ini tempat umum siapa saja boleh merokok! (saya berfikir ini orang TOLOL apa BEGO?) Kemudian saya bilang Lu udah tau ini tempat umum Jelas dilarang MEROKOK karena ada undang2nya! mereka jawab Bapak gue aja gk pernah ngelarang gue ngerokok siapa elu? saya balikin , Lu orang gak pernah punya anak kan? lu ngerokok nyembur ke anak gue ? Lu mikir dong???
Saya sangat emosi saat itu saya minta supaya di bawa ke polsek terdekat saja, karena menurut penjaga parkir, polsek TKP adalah di Pinang Ranti, dan saya minta supaya kita ke kepolisian saja, kalau dibilangin gak bisa. Sambil teriak2 mereka berdua langsung cabut dan teriak kalau mau ketemu mereka anak CONDET.
Dari kejadian tersebut, menjadi pelajaran bagi Bapak2 dan Ibu2 yang saat itu merokok, langsung mematikan rokoknya.
Saya bingung anak muda jaman sekarang kurang PENDIDIKAN MORAL? atau kurang PEKA? atau apa sih? kok ya bisa2nya ngerokok nyembur kedepan anak2? atau mereka diajarin orang tuanya buat ngerokok bareng sedari kecil?
Buat kalian semua yg baca postingan ini:
1. Didiklah anak2 sewajarnya anak2, Didik mereka dengan kasih sayang. Kelak mereka besar mereka akan peka dengan lingkungan sekitar mereka.
2. Jika kalian para perokok, Jangan sekali kali merokok di depan anak2, selain Bahaya yang ditimbulkan dari asap rokok, juga kalian mengajarkan anak sedari kecil untuk merokok. Jaga masa depan anak2 tanpa merokok supaya usia mereka panjang dan menjadi
penerus bangsa yang baik.
3. buat para penegak hukum tolong berikan efek jera buat orang2 yang merokok sembarangan.
Mungkin buat kalian saya LEBAY, tapi maaf sedari dulu saya memang tidak suka dengan Asap Rokok, karena bahaya merokok menyebabkan kematian, di label setiap rokok pun bahkan sudah ditulis.
Kalau kalian ada yg mengenal 2 orang ini sampaikan ke mereka, tolong lihat kondisi sekitar kalau mau merokok, kalau gak terima, saya ngundang kalian ber2 buat ngerokok bareng, dengan catatan asep rokok kalian telan ke kerongkongan kalian, biar kalian merasakan perihnya asap rokok untuk perokok pasif!
Kalau yang tidak suka boleh langsung Unfriend.

Mau di Share pun dipersilahkan.

Selasa, 09 Agustus 2016

(VIRAL) " Ada yang Kemurungan Melampau.. " - Ramai Wanita Hari Ini Stress Dengan Perangai Suami !

Ramai Wanita Hari Ini Stress Dengan Perangai Suami !





Saya amat sedih dan bersimpati bila terbaca ramai wanita hari ini stress dengan perangai suami masing-masing. Sehingga ada yang ditimpa kemurungan yang melampau, terpaksa mendapatkan rawatan pakar psikatari.

Saya kira, lebih 100 orang wanita yang telah menghantar email kepada saya menceritakan yang mereka ditimpa kemurungan yang teruk sehingga masuk wad dengan disebabkan pelbagai penyakit.


Ya Allah, maafkanlah semua kaum lelaki yang ada pada hari ini, yang meninggalkan dakwah sehingga tidak membawa isteri mereka dekat pada Allah.

Punca utamanya ialah, suami tidak memberi perhatian, kasih sayang dan bimbingan dengan ajaran Islam serta Sunnah Nabi SAW. Si suami sudah terlupa akan tujuan Allah hantar ke dunia ini serta erti kehidupan yang sebenar. Sebaliknya suami sibuk dengan perkara yang tidak penting, dan mula lalai dengan dunia.

Isteri buat pahala tanpa henti. Dia bekerja membantu suami, sedangkan tugas mencari nafkah itu adalah tanggungjawab suami. Suami yang kena sediakan makan minum dan bertanggungjawab terhadap semua keperluan isteri dan ahli keluarga.

Allah beri pahala sedekah buat golongan wanita bila mereka cuba membantu suami atau meringankan beban suami kerana Allah.
Isteri mandikan dan urus anak-anak seorang diri
Isteri uruskan pendaftaran sekolah dan mendidik anak-anak
Isteri kemas rumah dan melayan karenah anak-anak
Isteri berpakaian cantik, seksi dan menunggu untuk dibelai dan dilayan suami
Isteri bawa anak ke klinik/hospital
Isteri sakit atau pening kepala, tetap tiada MC, terus jaga dan uruskan anak, rumah tangga.

Isteri uruskan semuanya tanpa cuti. Kalau tanggungjawab isteri diberikan pada robot, boleh meletup dan rosak juga. Inikan pula manusia bernama wanita.

Mereka tak sempat makan, tak sempat tidur lena, tak sempat menguruskan diri dengan sempurna. Mereka banyak mengorbankan masa untuk melayan karenah anak dan suami. Isteri yang baik, dalam hidupnya cuma ada Islam, suami dan anak-anak. Keluarga mereka jauh, dan mereka tiada tempat untuk meluahkannya.

Dia buat semuanya sedangkan dia sudah ada suami. Tetapi suami?
Suami sibuk tengok handphone 24 jam
Suami sibuk keluar malam-malam seperti orang bujang. Sedangkan sudah ada anak-anak kecil. Balik 2 3 pagi setiap hari
Suami sibuk tidur di ruang tamu sedangkan isteri di dalam bilik pening/sakit. Penat menjaga anak yang menangis dan bergaduh
Suami sibuk bersukan siang malam selepas waktu kerja
Suami bila sakit, nak isteri layan dia seperti raja
Suami bila penat, berehat tak ingat dunia. Tidur sepanjang hari tanpa menolong isteri
Suami bila ditegur, mengamuk, marah dan melenting

Bukanlah kena jadi malaikat tetapi jalanilah hidup ini dengan cinta dan perasaan. Melihat dengan cinta, mendengar dengan cinta, berkhidmat dan bersama dengan cinta.

Ubatnya begini:

Solat dua rakaan, minta pertolongan Allah. Semua masalah dalam genggaman Allah. Merayulah kasih sayang dan rahmat dari Allah.

Masalah dalam hubungan rumah tangga sebenarnya timbul kerana sudah hilang rahmat dari Allah. Jagalah solat dan solat tepat pada waktunya. Suami isteri sama-sama tidur awal dan bangun tahajud bersama-sama.

Suami perlu ringankan tulang untuk membantu isteri. Kalau boleh, berebut-rebutlah untuk melakukan tugas seorang isteri di rumah. Makan bersama dengan isteri dan anak-anak sebagai tanda kasih sayang. Rajinkanlah mulut mengucapkan terima kasih dan pujian buat pasangan.

Jika kita boleh memberikan layanan yang baik kepada orang luar, takkan pada isteri sendiri tak boleh? Tidur bersama dan peluklah isteri. Belai dan dengarlah mereka bercerita.

Adakalanya bawalah isteri bercuti, berehat dan berdua-duaan. Dating dan buat habis romantik. Bawa isteri berdakwah dan belajar iman ilmu di jalan Allah. Jika ada ruang dan kesempatan, tiga bulan sekali pohonlah cuti 3 hari untuk bersama isteri tanpa anak-anak. Dalam setahun mesti luangkan cuti 10 hari bersama dengan isteri. Barulah bercinta macam 'giler'.

Bercinta biar sampai ke syurga. Belajarlah dan dekatilah agama Islam dan juga pada Allah.